Contoh Jurnal Perbankan


LATIHAN MEMBUAT JURNAL 

Jurnal penelitian adalah sebuah laporan peneliti tentang hasil penelitian yang telah dilakukan secara ilmiah. Pada dasarnya, sebagian besar jurnal penelitian dapat dipertanggungjawabkan keilmiahannya tergantung dari metode yang dipakai dalam pembuatan dan penyusunan laporan jurnal penelitian.

di bawah ini merupakan contoh jurnal sederhana untuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Konsenrasi Perbankan Syariah


 
PENGARUH FINANCING TO DEPOSIT RATIO (FDR) TERHADAP RETURN ON ASSETS (ROA) PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA SYARIAH PERIODE 2013 – 2017
                                                  Nama : 1. David Rais
                                                                2. Karlina
                                                                3. Nurazizah
PERBANKAN SYARIAH 5
FEBI
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh FDR terhadap ROA pada Bank Rakyat Indonesia Syariah. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan BRIS tahun 2013 – 2017. Sampel dalam penelitian ini adalah laporan keuangan triwulan BRIS dari tahun 2013 – 2017 berjumlah 20 sampel. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas dan pengujian hipotesis dilakukan dengan metode regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan FDR berpengaruh terhadap ROA. Besar pengaruh FDR terhadap ROA sebesar 1,8%. Sedangkan 98,2%  dipengaruhi oleh variabel diluar penelitian ini.
PENDAHULUAN
Di dalam kinerja keuangan bank ada beberapa sumber utama indikator yang dijadikan dasar penilaian yaitu laporan keuangan bank yang bersangkutan. Dalam menganalisis laporan keuangan yang digunakan adalah rasio keuangan. Rasio yang digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi usaha dan profitabilitas yang dicapai oleh bank adalah rasio profitabilitas. Ukuran profitabilitas yang digunakan adalah ROA pada industri perbankan. ROA adalah rasio yang menggambarkan kemampuan bank dalam mengelola dana yang diinvestasikan dalam keseluruhan aktiva yang menghasilkan keuntungan (Muhammad, 2013:431).Rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya pada saat ditagih adalah rasio likuiditas. Dalam rasio likuiditas membahas mengenai Financing to Deposit Ratio (FDR).
Loan to Deposit Ratio (LDR) merupakan rasio keuangan yang berhubungan dengan aspek likuiditas. Kebutuhan likuiditas suatu bank memilki kapasitas yang berbeda-beda dan tergantung pada besarnya suatu bank tersebut, usaha bank dan sebagainya. Rasio ini juga disebut dengan rasio kredit dimana rasio ini yang digunakan untuk mengukur dana pihak ketiga yang dipergunakan dalam bentuk kredit. Pemberian kredit yang dimaksud adalah pemberian kredit terhadap dana pihak ketiga (tidaktermasuk pemberian kredit kepada pihak lain). Sedangkan total dana pihak ketigaterdiri dari giro, tabungan dan deposito (tidak termasuk simpanan antar bank. Semakin tinggi aset perbankan semakin tinggi pula kemampuan dalam memberikan pinjaman sehingga semakin tinggi pula LDR-nya, yang mengakibatkan semakin tinggi pula pendapatan perbankan (Kasmir, 2010: 153).
Rasio FDR dan ROA Pada Bank BRI syariah
Periode 2013 – 2017 (dalam persentase)

Periode
FDR
ROA
2013
102,70
1,15
2014
93,90
0,08
2015
84,16
0,77
2016
81,47
0,95
2017
71,87
0,51
Sumber: Publikasi Laporan Keuangan PT. Bank Rakyat Indonesia Syariah, Tbk.
Berdasarkan tabel di atas,  maka dapat dilihat bahwa ROA pada Bank BRI Syariah mengalami fluktuasi. Dimana pada tahun 2014 mengalami penurunan sebesar 1,07% dari tahun sebelumnya. Tahun 2015 mengalami kenaikan sebesar 0,69% dari tahun sebelumnya. Kemudian pada 2016 kembali meningkat sebesar 0,18%. Tahun 2017 mengalami penurunan sebesar 44%. Dengan demikian, perlu diketahui faktor – faktor yang memengaruhi ROA  sehingga  dapat di ambil langkah perbaikan kinerja untuk meningkatkan ROA selanjutnya. Pada tabel , menunjukkan bahwa FDR pada tahun 2014 mengalami sebesar 8,8% begitu juga dengan ROA. Akan tetapi pada 2015 FDR mengalami penurunan sebesar 9,74%, ROA justru mengalami kenaikan sebesar 0,69%. Hal ini tidak sesuai dengan penelitian-penelitian terdahulu. Berbagai penelitian diatas menunjukkan adanya pengaruh FDR terhadap ROA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh FDR terhadap ROA dan seberapa besar pengaruh FDR terhadap ROA.
KAJIAN TEORI
Bank Syariah
Undang-Undang No. 21 Tahun 2008 tentang perbankan syariah. Pengertian bank syariah adalah bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip-prinsip syariah dan menurut jenisnya terdiri atas Bank Umum Syariah (BUS), Unit Usaha Syariah (UUS), dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) (Soemitro, 2009: 21).
Laporan Keuangan
Kinerja suatu bank pada khususnya bank syariah biasanya tertermin dari laporan keuangannya. Laporan keuangan bertujuan untuk menyediakan informasi yang bermanfaat bagi pihak – pihak yang berkepentingan dalam pengambilan keputusan ekonomi yang rasional (Muhammad, 2013:423)
Return On Assets (ROA)
Return On Assets (ROA) merupakan rasio untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mencari keuntungan. Penilaian kinerja keuangan bank yang dapat dinilai oleh pendekatan analisis rasio keuangan inilah juga memberikan tingkat efektivitas manajemen suatu perusahaan (kasmir, 2014:234).
Financing to Deposit Ratio (FDR)
            Rasio Financing to Deposit Ratio (FDR) digunakan untuk mengukur kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban-kewajiban jangka pendeknya atau kewajiban yang sudah jatuh tempo. Rasio ini menyatakan seberapa jauh kemampuan bank dalam membayar kembali penarikan dana yang dilakukan deposan dengan mengandalkan pembiayaan sebagai sumber likuiditasnya. Semakin besar pembiayaan maka semakin besar pendapatan yang diperoleh, karena pendapatan naik secara otomatis laba juga akan mengalami kenaikan. Dengan kata lain seberapa jauh pemberian pembiayaan kepada nasabah dapat mengimbangi kewajiban bank untuk segera memenuhi permintaan deposan yang ingin menarik kembali uangnya yang telah digunakan oleh bank untuk memberikan pembiayaan (Kuntari Dasih, 2014: 29)
METODE PENELITIAN
Penelitian ini dilakukan pada PT. Bank Rakyat Indonesia Syariah, Tbk. yang dipublikasikan di Bank Indonesia. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif, deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variabel bebas, baik satu variabel atau atau lebih (independen) tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan antar variabel satu dengan yang lain. Sedangkan data kuantitatif adalah data yang diukur dalam suatu skala numerik (angka). Penelitian kuantitatif tidak terlalu menitik beratkan pada kedalaman data, yang penting dapat merekam data sebanyak – banyaknya dari populasi yang luas. Walaupun populasi penelitian besar, tetapi dengan mudah dapat dianalisis, baik melalui rumus – rumus statistic maupun computer. Jadi pemecahan masalahnya didominasi oleh peran statistik. Pendekatan penelitian kuantitatif adalah penelitian yang identik dengan pendekatan deduktif, yaitu berangkat dari persoalan umum (teori) ke hal khusus sehingga penelitian ini harus ada landasan teorinya (Nur Asnawi dan Masyhuri, 2011: 20).
Data ini merupakan data yang menurut dimensi waktu (data runtun waktu/time series), yaitu data yang secara kronologis disusun menurut watu pada satu variabel tertentu. Data runtun waktu digunakan untuk melihat pengaruh perubahan dalam rentang waktu tertentu, variasi terjadinya variabel adalah antara waktu (Sugiono, 2005:12). Populasi adalah kelompok elemen yang lengkap, yang biasanya berupa orang, objek, transaksi atau kejadian dimana kita tertarik untuk mempelajarinya atau menjadi objek penelitian (Sugiono, 2005:13). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh data laporan keuangan PT. Bank Rakyat Indonesia Syariah dari tahun 2010 – 2017.
Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Bila populasi besar, dan peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada pada populasi , misalnya karena keterbatasan dana, tenaga dan waktu, maka peneliti dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi itu (Sugiono, 2005:115). Jika pertriwulan ditentukan 1 laporan keuangan, maka yang menjadi sampel penelitian ini sebanyak 32 laporan keuangan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Uji Normalitas
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

Unstandardized Residual
N
20
Normal Parametersa,b
Mean
,0000000
Std. Deviation
,42868399
Most Extreme Differences
Absolute
,118
Positive
,100
Negative
-,118
Test Statistic
,118
Asymp. Sig. (2-tailed)
,200c,d

Dari tabel diatas uji Kolmogorov-Smirnov Test semua variabel dalam penelitian ini dapat dikatakan normal karena nilai asymptotic significance adalah sebesar 0,200 > dari nilai signifikansi yang telah ditetapkan yaitu 0,05.
Uji t
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
T
Sig.
B
Std. Error
Beta
1
(Constant)
-,087
1,536

-,057
,955
Fdr
,459
,796
,135
,576
,571
a. Dependent Variable: roa

Dari hasil di atas diperoleh t hitung = 0.576. yang artinya t hitung < t tabel (2,09302) maka terdapat pengaruh  FDR terhadap ROA.
Uji R Square
Model Summaryb
Model
R
R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1
,135a
,018
-,036
,44043
a. Predictors: (Constant), fdr
b. Dependent Variable: roa
Dari tabel diatas nilai r square = 0,018 atau 1,8%
Maka variabel independen mempengaruhi variabel dependen sebesar 1,8%.  Sedangkan 98,2%  dipengaruhi oleh variabel diluar penelitian ini.
KESIMPULAN
            Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang sudah diuraikan, dapat ditarik kesimpulan bahwa secara parsial FDR terdapat pengaruh terhadap ROA. Dan besar pengaruh FDR terhadap ROA sebesar 1,8%. Sedangkan 98,2%  dipengaruhi oleh variabel diluar penelitian ini.
DAFTAR PUSTAKA
Kasmir. Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. 2010.

Muhammad. Akuntansi Syariah Teori dan Praktik untuk Perbankan Syariah. Edisi Pertama. Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN. 2013.

Nur Asnawi dan Masyhuri. Metodologi Riset Manajemen Pemasaran. Malang: UIN-Maliki Press. 2011.

Sugiono. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta. 2005.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta. 2016.

Comments